-->

TENTANG BLOG

"Blog Tentang Pertanian baik pertanian tanaman pangan, hortikultura atau perkebunan, peternakan, perikanan, atau bertani di pekarangan rumah/ urban farming, hidroponik, vertikultur, minaponik, dll"
By Kartono Farmer (085745135415). Powered by Blogger.

Bertani On Cloud Puslatan: Budidaya Jahe Sistem Polibag, Cek Hasilnya!

On May 19, 2020

Bertani On Cloud Puslatan: Budidaya Jahe Sistem Polibag, Cek Hasilnya!


Puslatan BPSDM pertanian kembali mengadakan pelatihan online dengan materi yang sangat bagus Budidaya jahe sistem polibag, Selasa (19/05/2020). pelatihan ini dibuka oleh Sekjen Kementan dan diisi oleh Widyaiswara dari BBPP Ketindan Malang.


Pelatihan Budidaya jahe dari aspek materi sangat positip, karena jahe salah satu produk pertanian kita yang berfungsi menjaga ketahanan tubuh kita di saat pendemi virus covid-19, ini bisa kita kembangkan dalam di pekarangan-pekarangan rumah. 

Dr. Ir. Momon Rusmono, MS, Sekretaris Jenderal Kementerian Pertanian menyampaikan,  ada dinamika pertanian saat ini yang perlu kita sepakati
1. Tahun 2020 ini musim kekeringan lebih panjang
2. WHO: jika tahun 2020 ini covid belum reda, maka akan terjadi krisis pangan dunia
3. memanfaatkan lahan-lahan kosong untuk ditanami sumber karbohidrat selain beras.

Pada saat ini banyak masyarakat mencari jahe untuk meningkatkan imunitas. diprediksi vaksin corona baru bisa digunakan tahun 2021, maka potensi menanam tanaman jenis rimpang seperti jahe, masih mempunyai potensi besar untuk dibudidayakan.

Sistem polibag ini rekayasa penggadaan lahan, bisa ditanam di pekarangan, diatas rumah,  bisa tanam sendiri, panen sendiri, dll. dengan media polibag ini bisa dilakukan dirumah dan oleh siapa saja.

Langkah budidaya jahe polibag
1. PEMBENIHAN (Nurhadi)
pemilihan benih:
bernas, tidak ada luka fisik, tidak ada jamur, umur minimal 10 bulan, berasal dari tanaman sehat
Treatment:
direndam dalam larutan agens hayati 10 ml/liter air untuk mengendalikan bakteri tular tanah.
caranya rimpang dipatahkan (ada minimal 3-4 mata bakal tunas) dimasukkan dalam larutan, dibiarkan 1 jam, kemudian kita semai
Media:
arang sekam/jerami/abu
Cara:
benih dimasukkan dalam media (arang sekam) kemudian ditutup, disiram, kemudian didiamkan selama 2 minggu sampai keluar tunas,

sambil menunggu proses pembibitan siap tanam, bisa disiapkan media tanamnya.

PENANAMAN: (Ali Sutopo)
Media:
Pupuk Organik, Arang Sekam (silika & carbon), Tanah Top Soil (menyumbang unsur mineral), pasir (pori makro)

PEMELIHARAAN (Shaerozi)
1.penyulaman
3. penyiraman
jahe di polibag sehari sekali supaya disiram
2. pemupukan
10 gr NPK dengan dilubangi  kemudian dipupuk, lalu disiram, sehingga diserap akar.
pembubunan
menutup rimpang dengan media

PENGENDALIAN HPT (Ibu Lutfi)
Hama Penyakit dapat mengurangi kualitas dan kuantitas, yang sering menyerang hamaya: jahe lalat rimpang, ulat, penyakit: bercak dan layu.
pengendalian:
sistem mencegah lebih baik dari  pada mengobati:
1. menanam tanaman lain di pekarangan (simbiosis Penanaman Pangan lestari
2. Pestisida kimia
3. Penambahan Bahan organik dan Mikroorganisme di tanah (kompos + Mikoriza)
4. Menggunakan pestisida hayati dan pestisida nabati, hayati: antagonis, nabati: dari tumbuhan dengan metode ekstraksi (empon-empon), pirolisis (asap cair), penyulingan (destilasi)

Aplikasi: dengan 6 tepat (DOCAWASAGINA)
contoh asap cair: 200 ml per tangki atau 2% total airnya kemudian ditambahkan perekat dari alidah buaya, sehingga lebih tahan lama kalau disemprotkan dalam tanaman (100 ml untuk 5 liter larutan),

aplikasi 2 cara: dengan disemprot atau disiram (200 ml/ tanaman).

PANEN DAN PASCA PANEN (Ir. Tuban)
umur panen minimal 5 bulan, untuk bibit 8-9 bulan
ciri: daun mulai menguning
cara panen:
- buka polibagnya dengan gunting/ cutter
dalam 1 polibag diameter 30 cm, 1 polibag bisa panen 3 kg (jahe gajah) 2 kg (jahe emprit)
- kita keluarkan tanahnya, rimpang kita keluarkan, akar kita hilangkan, cuci dengan air, keringanginkan sehari
- Jahe siap digunakan untuk bikin jamu dech.

Kepala BBPP Ketindan Malang dalam penutupan acar pelatihan menyampaikan "Pertanian tidak boleh berhenti, pertanian harus maju, mandiri dan modern"

#rimpangindonesiasehatberkhasiat

Kartono (085745135415): PPL Kec. Kalitengah Kab. Lamongan,

Next
« Prev Post
Previous
Next Post »