-->

TENTANG BLOG

"Blog Tentang Pertanian baik pertanian tanaman pangan, hortikultura atau perkebunan, peternakan, perikanan, atau bertani di pekarangan rumah/ urban farming, hidroponik, vertikultur, minaponik, dll"
By Kartono Farmer (085745135415). Diberdayakan oleh Blogger.
Jelang Ramadhan, Pemdes Sugihwaras Launching Bazar Jajanan Tradisional

On April 01, 2022

Lamongan - Untuk mendukung pengembangan UMKM Desa Sugihwaras, Menjelang ramadhan 1443 H, pemerintah Desa Sugihwaras menggelar bazar Jajanan Tradisional. Kegiatan ini dilaunching pada hari Jum'at (1/4/2022) di Pertigaan Gapura Desa Sugihwaras. 

Acara launching Bazar Ramadhan Jajanan tradisional ini diikuti Kades Sugihwaras beserta perangkat, LPM, BPD, Ibu-ibu Kader PKK dan Pelaku UMKM. 

Sekdes Sugihwaras, Supriyo mengungkapkan Kegiatan bazar ramadhan ini didukung oleh 3 BMT dengan memberikan bantuan payung dan tenda jualan. "Terima kasih atas bantuan dari BMT Ki Slamet, BMT Mandiri Sejahtera dan BMT Surya Raharja yang telah mendukung pengembangan UKM di Desa Sugihwaras," ucapnya. 

"Pemdes akan memprogramkan Desa wisata berbasis air atau wisata air yang sudah kita mulai dengan membangun gapura terlebih dahulu, kemudian kita mengembangkan UMKM sebagai pendukung wisata air nantinya. Maka diadakanlah bazar ramadhan jajanan tradisional ini," ungkap supriyo

"Kalau UMKM jalan maka akan memberikan pendapatan tambahan, sehingga masyarakat akan lebih sejahtera. Istilahnya kita memberikan pancing untuk mencari ikan, tidak hanya memberi ikan saja," lanjutnya.

Kepala Desa Sugihwaras, Siaji mengatakan "Kegiatan bazar ini untuk memfasilitasi UMKM Desa Sugihwaras agar tumbuh dan berkembang. Karena kedepannya akan kita kembangkan menjadi pasar jajanan tradisional untuk mendukung Wisata Air Waduk Desa Sugihwaras".

"Saat ini sudah ada 25 UKM yang siap meramaikan kegiatan bazar ramadhan ini. Dan tidak menutup kemungkinan pesertanya akan bertambah. Tapi mohon maaf untuk saat ini hanya boleh warga Sugihwaras. UKM-UKM ini menjual aneka produk jajanan tradisional seperti; serabi, onde-onde, Gatot, ongol-ongol, Jamu Kunir asem, beras kencur, dan berbagai jenis kuliner tradisional lainnya," ungkap Siaji. 

"Saya menghimbau terutama warga desa Sugihwaras, belilah produk-produk UMKM desa Sugihwaras di bazar ini. Ayo kita ramaikan bazar ramadhan ini. Mengutip program Bupati Lamongan, AYO DITUMBASI!," Pungkas Kades Siaji. 



Kartono (085745135415): Penguat UMKM & PPL Kec. Kalitengah Kab. Lamongan,

Cetak Sociopreneur, Pemdes Sugihwaras Gelar Pelatihan Pemasaran Online

On Desember 16, 2021

Pemerintah Desa Sugihwaras mengelar kegiatan pelatihan pemasaran online bagi pelaku UMKM di Desa Sugihwaras untuk mencetak jiwa entrepreneur. Kegiatan ini diikuti 30 orang dari karangtaruna dan anggota koperasi wanita Desa Sugihwaras. Pelatihan ini menggunakan dana desa dengan Program pemberdayaan masyarakat sub bidang koperasi, usaha kecil dan menengah Desa Sugihwaras, Kecamatan Kalitengah Kabupaten Lamongan.

Penumbuhan Sociopreneur atau wirausaha berwawasan sosial ini untuk mencetak pengusaha dengan tujuan tak sekedar meraih keuntungan semata, namun juga mempertimbangkan kebermanfaatan masyarakat dan lingkungan. Sociopreneur ini untuk mendukung wisata air dan wisata edukasi yang akan dikembangkan Pemdes Sugihwaras. 

Kepala Desa Sugihwaras, Siaji, S.Sos mengatakan “dengan program dana desa pemberdayaan masyarakat berbasis pemasaran online ini saya berharap diikuti dengan serius dan dipraktekkan dan ditlateni. Kalau sudah punya produk saat ini pemasaran produknya bisa dilakukan dengan online. Pemdes Sugihwaras juga akan memfasilitasi apa yang diusahakan masyarakat Sugihwaras”.  

“Pemuda milenial diharapkan terus belajar untuk membuat usaha, biar tidak cari kerja ke kota, tapi bisa menciptakan lapangan kerja sendiri dengan membuat usaha kecil dan menengah”, Harap Siaji. 

Lebih lanjut Kades Sugihwaras menyampaikan “Camat kalitengah juga mendukung potensi Desa sugihwaras untuk dijadikan wisata air, dari pihak Desa sangat serius untuk menggarap menjadi Desa Wisata. Rencana awal bulan puasa kita buat pilot project untuk pengembangan wisata dan UMKM”. 

Warung Apung Desa Sugihwaras
Kepala Desa Sugihwaras mengutarakan gagasan Pemdes Sugihwaras dalam pengembangan Wisata air akan membangun warung apung diatas waduk sugihwaras. Warung apung yang benar-benar mengapung. Warung apung ini akan menjual makanan/minuman berbasis pedesaan dan pelakunya merupakan pengusaha-pengusaha Kuliner Desa Sugihwaras sendiri. 

Lebih lanjut Kepala Desa Sugihwaras mendorong tumbuhnya pengusaha, khususnya generasi muda, bahkan pihak Desa siap memfasilitasi, “Kalau sudah ada embrio usaha, maka akan difasilitasi oleh pihak Desa untuk pengembangannya”. 
“Karang taruna, saya harapkan untuk bisa berinovasi, memunculkan usaha baru untuk menunjang ekonomi masyarakat,” lanjut Siaji. 

Supriyo, Sekdes Sugihwaras menambahkan “Pelatihan pemasaran online ini untuk mendukung program wisata air Desa Sugihwaras, makanya saat ini kita bangun dulu Gapura sebagai Icon Desa Sugihwaras. Masuk Desa Sugihwaras nanti disuguhkan taman atau zona hijau, setelah gapura juga rencananya akan dibangun taman dengan background Waduk”.  

“Bulan ramadhan nanti kita akan launching Usaha UMKM di Utara Gapura, dengan menjual produk ramadhan dan produk UMKM Desa Sugihwaras,” terangnya. 
“Kedepan pengembangan Wisata di Desa Sugihwaras ini tidak hanya kuliner, tapi juga wisata air, pemancingan, wisata edukasi dan lain-lain. 

Banyak produk UMKM Desa sugihwaras yang bisa dijual secara online, dan masa pandemi seperti ini paling cocok ya pemasaran produk secara online,” Imbuhnya. 

Sementara dalam pemaparan materi, Kartono, Fasilitator Diklat UMKM mengatakan ”teknologi internet di Indonesia saat ini mendorong jual beli secara online, yang meningkatkan efektifitas dan efesiensi jual beli. Pemasaran online bisa memperluas jaringan pemasaran dan mengurangi biaya operasional. Maka harus kita tumbuhkan pengusaha-pengusaha muda untuk bisa berperan dalam usaha berbasis digital ini”. 
Kartono menambahkan “Bisnis masa depan adalah bisnis online dan peluang bisnis online sangatlah besar dan ini harus kita bidik menjadi sebuah peluang”.

“Untuk bisnis online saat ini platform yang paling digunakan sebagai pemasaran online adalah media sosial dan Marketplace. Untuk Medsos yang paling sering digunaakan adalah youtube, instagram, facebook dan whatsapp. 

Peserta kemudian dilatih membuat akun youtube untuk memasarkan produk yang dimiliki pelaku usaha, “upload video diyoutube itu sebenarnya mudah, semudah update status di WA, FB maupun IG,” pungkasnya.



Kartono (085745135415): PPL Kec. Kalitengah Kab. Lamongan,